Headlines

Kegiatan Sosial Sekolah Palangka Raya: Membentuk Generasi Pemimpin yang Peduli – Artikel ini membahas tentang berbagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh siswa dan guru Sekolah Palangka Raya, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Artikel ini juga mengulas tentang tujuan dari kegiatan sosial tersebut dan bagaimana hal tersebut membantu membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.


Sekolah Palangka Raya merupakan salah satu sekolah yang memiliki komitmen tinggi dalam mengembangkan karakter siswa menjadi generasi pemimpin yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan sosial yang rutin dilakukan oleh siswa dan guru di sekolah ini.

Salah satu kegiatan sosial yang sering dilakukan adalah program pemberian bantuan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar sekolah. Melalui program ini, siswa diajarkan untuk peduli terhadap sesama dan belajar untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar secara akademis, tetapi juga belajar nilai-nilai kehidupan yang penting.

Selain itu, Sekolah Palangka Raya juga sering mengadakan kegiatan sosial di luar lingkungan sekolah, seperti membersihkan sungai, mengunjungi panti jompo, atau melakukan aksi sosial lainnya. Tujuan dari kegiatan-kegiatan ini adalah untuk meningkatkan rasa empati siswa terhadap lingkungan sekitar dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta kepedulian sosial.

Dengan adanya kegiatan sosial ini, diharapkan siswa Sekolah Palangka Raya dapat menjadi generasi pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian dan tanggung jawab sosial yang tinggi. Dengan demikian, mereka akan mampu menjadi pemimpin yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.

Referensi:
1. Reksodiputro, M. (2017). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Jakarta: PT Bumi Aksara.
2. Nata, A. (2019). Menumbuhkan Sikap Peduli Sosial Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(2), 156-167.